Keris Jalak Tilam Sari Pamor Ngawat asli, yang di maksut pamor ngawat disini adalah jenis pamor yang tatananya kuat dan tidak mudah lepas atau pamornya tidak ngambang di permukaan bilah keris, pola pamor seperti ini biasanya sering di jumpai di era Blambangan, Amangkurat, Mataram Sultan Agung dan era
• Triwarna, sebutan pamor keris atau tombak yang sesungguhnya terdiri dari 3 (tiga) macam nama pamor, misalnya: pada sebilah keris di bagian bawah ada pamor Wos Wutah, di tengah menjadi pamor Adeg, ujungnya Lawe Setukal, ini yang disebut Triwarna.
Contohnya: pamor Blarak Ngirid, pamor Kenanga Ginubah, pamor Wiji Timun, pamor Untu Walang, dan pamor Udan Mas. Kegunaan keris bagi masyarakat Jawa bermacam-macam. Pada mulanya keris adalah senjata tikam dalam perkelahian atau pertempuran. Dalam hal ini, keris dibawa sebagai sipat kandel.
Keris Dhapur Tilam Sari. [FRS 19] Keris lurus dhapur Tilam Sari pamor Wengkon Akhodiyat, estimasi tangguh Pajang, abad XVI, panjang 33,7cm/berat 210 gram, warangka Gayaman Yogya kayu Kemuning, pendok Bunton lapis emas model Yogya. Sertifikasi Museum Pusaka Taman Mini Indonesia Indah.
Pamor : Kulit Semangka (Pamor Tiban Inisial AS) Tangguh : Mataram Abad XIV. Sertifikasi : Museum Pusaka TMII No : 429/MP.TMII/VIII/2016. Asal-usul Pusaka : Karawang, Jawa Barat. Ulasan : TILAM SARI, adalah salah satu bentuk Dhapur keris lurus yang cukup banyak dijumpai di Pulau Jawa. Bentuk keris itu sangat serupa dengan keris dhapur Tilam Upih.
Ricikan keris tilam sari adalah bergandik polos, tikel alis, pijetan dan tingil. Ricikan tingil berbentuk tonjolan tajam seperti duri hanya sedikit sekali nampak, letaknya tepat diakhir tikungan wedidang daripada sebilah keris berdapur tilam sari.
.
macam macam pamor keris tilam sari