Dalamsurah Al-Isra' [17] ayat 72 Allah berfirman: وَمَنْ كَانَ فِى هَٰذِهِۦٓ أَعْمَىٰ فَهُوَ فِى ٱلْأَخِرَةِ أَعْمَىٰ وَأَضَلُّ سَبِيْلًا. Dan barang siapa buta (hatinya) di dunia ini, maka di akhirat dia akan buta dan tersesat jauh dari jalan (yang benar). (QS. Suratini dinamakan surat Yusuf adalah karena titik berat dari isinya mengenai riwayat Nabi Yusuf a.s. Riwayat tersebut salah satu di antara cerita-cerita ghaib yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad s.a.w. sebagai mukjizat bagi beliau, sedang beliau sebelum diturunkan surat ini tidak mengetahuinya. Salahsatu jalan menuju akhirat selain beribadah adalah menghasilkan keturunan yang sholeh-sholehah, dan ini bisa didapatkan melalui jalur pernikahan. Dalam Al-Qur'an Surah An-Nahl ayat 72 disebutkan bahwa pernikahan manusia merupakan sebuah fitrah yang bertujuan untuk melahirkan keturunan yang baik sebagai penerus di masa depan. Sehinggapada ayat ini maknanya adalah masing-masing individu akan merasa tenteram dan cenderung kepada pasangannya, tidak terbatas hanya hanya untuk laki-laki (Tafsir Al-Misbah [11]: 35). Tujuan pernikahan yang pertama disebutkan surat ar-Rum [3] ayat 21 adalah sakinah (litaskunu) yakni diam atau tenang setelah sebelumnya goncang. Pernikahan Berikutlanjutan tadabur Surat Yusuf: Para ulama memahami dari lafazh dan redaksi ayat ini bahwa ada banyak upaya dari wanita -yang notabene majikannya- untuk menaklukan Yusuf. Mulai dari yang samar sampai akhirnya terang-terangan. Al-Qur'an tidak menyebutkan nama wanita tersebut secara pasti dan jelas agar yang diingat adalah pelajarannya Paragrafdi atas merupakan Surat Yusuf Ayat 42 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada kumpulan hikmah mendalam dari ayat ini. Didapatkan kumpulan penafsiran dari berbagai mufassirin berkaitan makna surat Yusuf ayat 42, misalnya seperti termaktub: 📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia. .

jelaskan maksud ayat berikut ini surat yusuf ayat 72